Aku cukup tau diri untuk tidak menghacurkan hubungan orang lain..
aku masih punya Iman.. hallah..
Apa aku bilang.. bahwa cinta ga bakal bisa hilang hanya dengan sekejap mata.. cinta akan tetep hidup walo dalam prosentase yang sangat keciil.. sekali tersengat api, cinta itu akan membara lagi.. itu berdasar pengalamanku sich.. (hee.. pengalaman paiiit banget). apapun embel2nya, pengen jadi sodara lah.. pengen jadi temen lah.. bagiku omong kosong.. ga ada yang tahu hati manusia di bawa kemana.. Kadang maksud baik kita di pandang buruk dan kadang sebaliknya...
Aku pernah merasa begitu sangat mencintai seseorang..
Mencurahkan seluruh perhatianku hanya untuk memperhatikkannya..
Mengorbankan semua hanya untuk melihat senyumnya, bersamanya..
Tapi tiba-tiba aku di hempaskan olehnya..
Tapi bodohnya aku, aku masih tetap mencintainyaa..
Aku manjadi bodoh ketika berhadapan dengan cinta..
Ketika aku mencinta, aku mencinta dengan mambabi buta…
Seperti romeo yang rela meneguk racun yang berharap membuat cintanya suci, atau sperti juliet yang rela menikamkan Belati kedadanya yang berharap membuat cintanya abadi.. (nyontek dikit puisi anak2 Bahasa wktu kuliah dulu.. hee)
Aku menganggap kalau cintaku itu adalah cinta sejati
Tetapi Tidak!! Cintaku ternyata adalah Kebutaan sejati..
Aku mengangga cinta itu tuhan yang memberikan keindahan..
Tetapi Tidak!! Cintaku adalah setan yang justru menghancurkan keindahaan itu..
Hallaahh.. sudahlah, anggap aku g pernah cerita.
Biar kusimpan sendiri mendung dukaku dalam langit dadaku (nyontek puisinya Gus Mus).. hee
Sudahlah… Lupakan!!!
Selengkapnya...
Sudahlah.. Lupakan!!
Hamba Sang Budak
Ketika datang cinta..
Seluruh rasaku menjadi dewa
Sementara Logikaku hanya bisa menghamba
Nafsuku menjadi raja
Sementara Imanku hanya bisa menjadi budaknya
Ketika datang cinta..
Tak kuasa aku menafikannya
Aku hanya manusia biasa,
yang lemah, rapuh dan mungkin juga hina
Tak bisa menjadikan diriku dewa,
tak bisa pula menjadi raja
Hanya bisa menghamba, dan tetap,
aku hanya bisa menjadi budaknya
Hamba dan Budak Cinta..
Bahkan mungkin hamba sang budak cinta…
Kehidupan
dalam kehidupan..
semua yang ada pasti akan tiada..semua yang tiada pasti akan ada..
dalam kehidupan lain..
pencarian panjang tentang kehidupan..
tak akan pernah ada ujung..
jiwa yang hilang ditelan kehidupan..
akankah selamanya hilang dalam kehidupan tak berujung... Selengkapnya...
Langganan:
Postingan (Atom)